Cara Menentukan Target Pasar dari Data Konsumen agar Promosi Tidak Salah Sasaran

Menentukan target pasar dari data konsumen dapat membantu bisnis menjalankan promosi secara lebih terarah dibandingkan hanya mengandalkan perkiraan. Informasi mengenai karakter pelanggan, kebiasaan berbelanja, kebutuhan, interaksi, hingga riwayat transaksi dapat memberikan gambaran tentang kelompok yang paling relevan dengan sebuah produk. Dengan pengolahan data yang tepat, bisnis dapat menyusun pesan pemasaran, memilih kanal promosi, dan menentukan penawaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan calon pelanggan.
Kumpulkan Data Konsumen yang Relevan dengan Bisnis
Langkah pertama dalam menentukan target pasar adalah menyiapkan data konsumen yang benar benar relevan dengan kebutuhan bisnis. Sumber data dapat mencakup respons survei, bersama dengan percakapan layanan yang relevan.
Bisnis tidak perlu menyimpan data sebanyak mungkin apabila informasi tersebut tidak mempunyai hubungan dengan tujuan pemasaran. Jika tujuannya memahami kebiasaan pembelian, misalnya, informasi mengenai produk yang dibeli dapat lebih berguna dibandingkan data yang tidak berhubungan dengan perilaku tersebut.
Segmentasikan Konsumen Berdasarkan Pola yang Terlihat
Setelah data tersusun, tahap berikutnya adalah membagi konsumen berdasarkan karakteristik yang memiliki keterkaitan. Pengelompokan dapat mempertimbangkan usia, tetapi sebaiknya juga melihat perilaku transaksi.
Sebagai contoh, konsumen yang bertransaksi secara rutin dapat mempunyai kebutuhan yang berbeda dibandingkan pelanggan yang masih mengenal produk. Dengan memahami perbedaan tersebut, bisnis dapat mengatur komunikasi berdasarkan kebutuhan masing masing segmen.
Analisis Perilaku Pembelian untuk Menemukan Konsumen Potensial
Catatan transaksi dapat digunakan untuk mempelajari kebiasaan konsumen berdasarkan pembelian yang benar benar telah terjadi. Bisnis dapat menganalisis jumlah transaksi, bersama dengan periode pembelian.
Hasil analisis dapat digunakan untuk menentukan target kampanye berdasarkan pola pembelian yang terlihat. Jika suatu kelompok sering membeli kategori tertentu, promosi produk yang masih berkaitan dengan kebutuhan tersebut dapat terasa lebih relevan daripada mengirimkan penawaran yang sama kepada seluruh pelanggan.
Gabungkan Data dengan Kebutuhan dan Masalah Konsumen
Informasi kuantitatif dapat memberikan gambaran mengenai pola pembelian, namun bisnis tetap perlu memahami mengapa pola tersebut terjadi. Karena itu, bisnis dapat melengkapi data dengan umpan balik, maupun percakapan layanan yang relevan.
Data penjualan dapat memperlihatkan perubahan aktivitas, sedangkan masukan pelanggan dapat memberikan konteks mengenai pertimbangan harga. Menggabungkan beberapa sumber informasi dapat menghasilkan profil pelanggan lebih jelas daripada hanya menggunakan data transaksi.
Sesuaikan Pesan dan Kanal Promosi dengan Setiap Segmen
Ketika kelompok pelanggan sudah dipahami, bisnis dapat menentukan penawaran agar promosi tidak diberikan secara seragam kepada seluruh audiens. Segmen yang mempertimbangkan harga dapat merespons komunikasi mengenai paket pembelian, sedangkan pelanggan yang mencari kemudahan dapat lebih tertarik pada proses praktis.
Strategi promosi akan lebih terarah apabila bisnis memahami media yang sering diakses. Bisnis dapat menggunakan pesan langsung maupun kanal lainnya berdasarkan pola interaksi pelanggan. Bisnis tidak harus menggunakan seluruh media pemasaran apabila data menunjukkan hanya beberapa kanal yang memberikan respons baik.
Perbarui Target Pasar Berdasarkan Data Terbaru
Segmentasi pelanggan perlu diperbarui karena pola pembelian dan preferensi pasar tidak selalu bersifat permanen. Berbagai faktor seperti perubahan kebutuhan dapat membuat perilaku pelanggan berubah dari pola sebelumnya.
Setiap kampanye dapat digunakan sebagai bahan evaluasi untuk memahami apakah segmentasi yang dibuat memberikan hasil sesuai tujuan. Perhatikan indikator seperti interaksi sesuai tujuan kampanye yang sedang dijalankan. Jika hasilnya kurang sesuai, bisnis dapat menyesuaikan kanal dan melakukan pengujian kembali secara bertahap.
Gunakan Data agar Target Pasar Lebih Terarah
Menentukan target pasar dari data konsumen membantu bisnis memahami pelanggan berdasarkan informasi yang lebih terukur. Prosesnya dapat dimulai dari mengumpulkan data relevan, kemudian dilanjutkan dengan memahami kebutuhan serta mengevaluasi hasil promosi. Bisnis perlu menyeimbangkan penggunaan data untuk pemasaran dengan perlindungan informasi. Pembaca dapat memberikan perspektif mengenai cara menggunakan data konsumen untuk menentukan target promosi agar diskusi mengenai strategi bisnis semakin lengkap.








